RSS

Hidup Itu Belajar

Weekend lagi…Tennis lagi….

Sejak dimutasikan ke Pekanbaru, saya memiliki rutinitas setiap Sabtu pagi untuk mengawali weekend: Bermain Tenis.  Tempat saya bermain tenis kebetulan milik Bank Indonesia, jadi pemainnya rata-rata adalah bankir.  Karena lapangan cuma satu, jadi  nggak pernah ada permainan tunggal, semuanya ganda…biar kebagian main semua yang datang.  Kondisi ini juga mengingat sebagian besar pemain udah bapak-bapak yang umumnya udah nggak sanggup bermain tunggal yang banyak menguras energi. Nah, sebagaimana sering disampaikan Uda Vizon, sahabat blog saya, pelajaran hidup bisa kita dapat dimana saja dan dari kejadian apa saja, termasuk di lapangan tenis tentunya. Begini ceritanya….

Read the rest of this entry »

 
11 Comments

Posted by on June 24, 2011 in Uncategorized

 

Pecking Order

Pecking Order pada awalnya adalah istilah untuk menunjukkan sistem hirarki sosial unggas dari yang paling dominan hingga yang ‘biasa-biasa’ saja. Pada perkembangannya istilah pecking order juga digunakan dalam manajemen keuangan untuk menunjukkan prioritas sumber pembiayaan perusahaan, mulai dari modal sendiri sampai pembiayaan dari pihak eksternal. Akhir-akhir ini istilah pecking order pun sering diucapkan para komentator sepakbola untuk menunjukkan urutan pemain yang paling prioritas sampai yang hanya digunakan saat kepepet dalam posisi tertentu.  Read the rest of this entry »

 
7 Comments

Posted by on June 3, 2011 in Hikayat Rentenir

 

Insiden Bendera

Masih ingat dengan Insiden Bendera tanggal 19 September 1945? Insiden perobekan bendera Belanda sehingga hanya menyisakan warna merah dan putih di Hotel Yamato, Surabaya itu menjadi penggalan sejarah heroik bangsa Indonesia. Insiden itu merupakan rentetan awal dari berbagai insiden lain dengan kompeni yang mencapai titik puncak pada tanggal 10 Nopember 1945, yang belakangan dikenang sebagai Hari Pahlawan.

Insiden bendera versi lain yang saya ceritakan disini sungguh kalah heroik dibanding aksi di Hotel Yamato hampir 65 tahun yang silam. Tapi buat saya kejadian ini cukup menggugah semangat kebangsaan (cieeh…). Begini ceritanya… Read the rest of this entry »

 
8 Comments

Posted by on August 17, 2010 in Serius Tapi Santai

 

Alif dan Lampu Merah

Disuatu persimpangan jalan ketika mobil Papa Alif berhenti karena lampu lalu lintas sedang berwarna merah.

Alif (balita 2,5 tahun): “Kok belenti Pa?”

Papa Alif : “O..itu karena lampu merahnya sedang menyala”

Tak lama lampu hijau menyala menggantikan lampu merah. Alif kecil kembali bertanya.

Alif: “kalau lampu hijau boleh jalan ya, Pa?”

Papa Alif: “Iya. Kalau ketemu lampu merah semua mobil dan motor harus berhenti. Kalau ketemu lampu hijau, semua mobil dan motor harus jalan.”

Alif : *manggut-manggut sambil mengingat-ingat ‘aturan’ itu* Read the rest of this entry »

 
16 Comments

Posted by on August 10, 2010 in Santai

 

Sulitnya Berubah

“What?? Bos rentenir dari desa antah berantah gitu mau jadi unsur pimpinan di kantor pusat?” Parno terloncat dari bangku yang didudukinya begitu mendengar kabar dari Parto, yang membawa gosip dari Paijo (baca: Hikayat Rentenir), yang dibisiki Surti, salah satu sekretaris Bang Beni di kantor pusat, yang mencuri dengar pembicaraan Bang Beni dengan salah satu bos rentenir kecil-kecilan di desa seberang.

“Apa Bang Beni udah nggak percaya sama anak-anak dan keluarganya sendiri sampai harus merekrut rentenir dari desa lain?” geram Parno sambil menyeruput kopinya yang udah dingin. Suasana warung Bude Pelia sore itu jadi tegang. Parno adalah rentenir sepuh keponakan langsung Bang Beni yang sangat disegani diantara rentenir junior Bang Beni. Kalau dia udah marah, bisa berabe. Read the rest of this entry »

 
14 Comments

Posted by on June 28, 2010 in Hikayat Rentenir

 

Jon (2)

Masih ingat dengan Jon di postingan saya terdahulu? Hmm…well, inilah sekuel dari ceritanya, yang mungkin saja berlanjut dengan sekuel-sekuel berikutnya. Lho, bukankah saya janji mau bikin sekuelnya Kapok? Yah, mau gimana lagi…ide penulisan sekuel Kapok udah menguap sebelum sempat dijadikan draft.

Meskipun pekerjaan utama saya adalah ‘rentenir’, memiliki bisnis sendiri adalah cita-cita yang selalu menuntut untuk diimplementasikan. Kebetulan istri saya juga mencita-citakan hal yang sama. Jadilah kami selalu membicarakan peluang dan kemungkinan menjalankan aneka bisnis di setiap kota yang kami tinggali. Read the rest of this entry »

 
13 Comments

Posted by on June 23, 2010 in Santai

 

Three Months

Three months is the number of month I have been ignoring my blog (oh dear, I miss to write anything on it..)

Three months is the number of month I have not visited my favorite blogs (yes…I mean your blog, pals)

Three months is the number of month my company has set to evaluate my new post (damn…the pressure is in the air these days)

Three months is the number of month I need to write this dumb excuse…hehehe.  Can’t wait to be back on my routine, posting articles (or my grumblings :-p), response on your comments, visiting your blogs and leaving comments on your posts..

 
9 Comments

Posted by on June 23, 2010 in Santai

 

Kapok (1)

Gue bukan lagi kapok karena sesuatu. Gue lagi ngomongin soal gitar merek Kapok, gitar pertama gue. Okeh… Om Trainer sebagai pemerhati seni pasti ngakak guling-guling membayangkan gitarku yang bermerek abal-abal itu. Tapi begitulah. Itu adalah gitar pertama gue dan gue sangat bangga memilikinya 🙂 Read the rest of this entry »

 
26 Comments

Posted by on March 11, 2010 in Santai

 

Tags: , , , , , , , , , ,