RSS

Category Archives: Hikayat Rentenir

It’s Not Who You Know, It’s Who Knows You What Matter Most

Dalam sebuah iklan radio gue mendengar suatu tagline yang menggelitik, bunyinya kurang lebih begini: “It’s not who you know, it’s who knows you what matter most”  Artinya, bukan siapa yang kamu kenal, tapi siapa yang kenal kamu yang paling penting. Hmm… sedikit bernada sombong sih, tapi kayaknya paradigma ini berguna juga buat gue  menilai calon debitur .

Seorang lelaki datang ke kantor gue dengan berpakaian necis dan pembawaan super ramah. Sesuai standar layanan, gue berdiri menyapa dan menanyakan keperluannya. Rupanya si bapak mau mengajukan kredit untuk usahanya. Berarti beliau datang ke orang yang tepat, secara kerjaan gue menangani kredit untuk usaha, hehehe… Read the rest of this entry »

Advertisements
 
11 Comments

Posted by on January 27, 2012 in Hikayat Rentenir

 

Fernando Torres Saga

“Feels like Fernando Torres Saga..” Begitu tertulis di status BBM gue pagi itu. Seorang teman yang paham dengan apa yang sedang terjadi langsung berkomentar lewat BBM:

Kawan: Msh blm dikasihin SK nya ya, Bro?

Soyjoy76: Iya nih.. dipersulit keknya

Kawan: Oo.. trus lo mau gmn?

Read the rest of this entry »

 
5 Comments

Posted by on December 23, 2011 in Hikayat Rentenir

 

Tags: , ,

Risk and Return

Those who push the brake all the time will probably finish the race safely, but they definitely won’t win the race”  # Anderson on Risk and Return

Sebelum mulai membalap, kru tim Ferrari memeriksa semua kelengkapan mobil balap F1 yang akan dipakai oleh Michael Schumacher. Pedal gas, tombol persneling, rem dan berbagai panel rumit lainnya. Aspek keselamatan adalah prioritas, meskipun kecepatan adalah yang paling utama. Ketika sudah dijalur pacu, Schumacher pun menganut prinsip yang sama. Keselamatan adalah prioritas, yang diimplementasikan dengan mengerem pada tikungan-tikungan berbahaya. Namun, untuk menjadi pemenang, kecepatanlah yang paling utama. Kebanyakan menginjak rem mungkin akan mengantarkan Schumacher mencapai finish dengan selamat. Namun hampir pasti itu tak akan membuatnya menjadi juara. Read the rest of this entry »

 
9 Comments

Posted by on October 3, 2011 in Hikayat Rentenir

 

Pecking Order

Pecking Order pada awalnya adalah istilah untuk menunjukkan sistem hirarki sosial unggas dari yang paling dominan hingga yang ‘biasa-biasa’ saja. Pada perkembangannya istilah pecking order juga digunakan dalam manajemen keuangan untuk menunjukkan prioritas sumber pembiayaan perusahaan, mulai dari modal sendiri sampai pembiayaan dari pihak eksternal. Akhir-akhir ini istilah pecking order pun sering diucapkan para komentator sepakbola untuk menunjukkan urutan pemain yang paling prioritas sampai yang hanya digunakan saat kepepet dalam posisi tertentu.  Read the rest of this entry »

 
7 Comments

Posted by on June 3, 2011 in Hikayat Rentenir

 

Sulitnya Berubah

“What?? Bos rentenir dari desa antah berantah gitu mau jadi unsur pimpinan di kantor pusat?” Parno terloncat dari bangku yang didudukinya begitu mendengar kabar dari Parto, yang membawa gosip dari Paijo (baca: Hikayat Rentenir), yang dibisiki Surti, salah satu sekretaris Bang Beni di kantor pusat, yang mencuri dengar pembicaraan Bang Beni dengan salah satu bos rentenir kecil-kecilan di desa seberang.

“Apa Bang Beni udah nggak percaya sama anak-anak dan keluarganya sendiri sampai harus merekrut rentenir dari desa lain?” geram Parno sambil menyeruput kopinya yang udah dingin. Suasana warung Bude Pelia sore itu jadi tegang. Parno adalah rentenir sepuh keponakan langsung Bang Beni yang sangat disegani diantara rentenir junior Bang Beni. Kalau dia udah marah, bisa berabe. Read the rest of this entry »

 
14 Comments

Posted by on June 28, 2010 in Hikayat Rentenir