RSS

They Call It Systemic Risk

23 Dec

They Call it Systemic Risk. Do you think so?

 
8 Comments

Posted by on December 23, 2009 in Macroeconomics for Dummies

 

Tags: ,

8 responses to “They Call It Systemic Risk

  1. Miranda Modjo

    December 23, 2009 at 6:27 pm

    Systemic Risk menjadi rancu karena kasus ini….
    gua yg br belajar resiko management jadi bingung!!!
    Jadi semua bank..smua kasus perbankan bisa jadi resiko sistemik and nantinya akan dapat kucuran dana..

    Mas…kita buat bank aja…trus kalah kliring..sistemik..dapat dana…kita kabur ke luar negeri…foya2…para pejabat dipanggil Pansus..Kita tetap di luar negeri..
    MANTAP!!!

    Anderson:
    Bikin Bank? Bentar…nih lagi nabung buat bikin Bank. Mudah-mudahan di bail out😛

     
  2. racheedus

    December 24, 2009 at 12:59 am

    Saya buta dengan dengan ilmu ekonomi dan dunia perbankan. Tapi, saya menangkap ada yang aneh dengan pandangan systemic risk. Mengapa banyak para ekonom lain justru tidak menyetujui pandangan tersebut, seperti Kwik Kian Gie, misalnya. Ah, nggak tahulah. Yang jelas uang 6 trilyun sangat cukup untuk membangun ratusan sekolah di negeri ini.

    Anderson:
    Iya Pak… kadang saking pintarnya para ekonom itu, mereka terlalu menganggap bodoh rakyat ini. Nggak taunya, masyarakat juga bisa menilai kok, kira-kira pantes gak ya disebut Systemic Risk?

     
  3. imoe

    December 24, 2009 at 10:10 pm

    Kartun nyo asyik da hehehehe

    Anderson:
    Mokasih Moe…

     
  4. marshmallow

    December 25, 2009 at 12:45 pm

    hihi… karikaturnya keren!
    analogi yang lain adalah seperti membunuh seekor nyamuk dengan granat kali, ya?

    systemic risk dengan demikian memang sangat berpotensi dijadikan alasan bagi para bankir untuk memohon kucuran dana, seperti orang yang mengaku bangkrut untuk dapat terbebas dari segala hutang-piutang.

    Anderson:
    Makasih, Uni… Ya, Uni boleh pake analogi granat itu..🙂

     
  5. DV

    December 27, 2009 at 12:05 pm

    Wah kalau semua dianggap sistemik berarti mereka yang berada di dalam sistem akan lebih mudah membuat kesalahan karena dikit2 bisa mengkategorikan kesalahannya sbagai kesalahan sistem :))

    Anderson:
    Bahasa sononya… Power tends to Corrupt… yang berkuasa cenderung memanfaatkan kekuasaan itu untuk kepentingan pribadinya…

     
  6. boyin

    December 28, 2009 at 10:28 am

    Dana LPS yang 7 triliun itu gara2 mau nyelamatin century mendadak bisa nambah jadi 14 triliun…heee..uang dari mana tucchhh..bisa aje..

    Anderson:
    Wah, Bang Boy dapat angka 14 Triliun dari mana tuh? Bisa buat beli klub Real Madrid looh…🙂

     
  7. Ria

    January 24, 2010 at 4:42 pm

    welehhh karikaturnya itu loh…ayoo siapa yg mo madamin apinya😀

     
  8. dio

    March 18, 2010 at 3:05 pm

    keren

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: