RSS

Setan Merah dan Anak Setan

17 Jul

Ah, negara itu terluka lagi. Sudah terlalu lama mereka terlena. Sudah terlalu lama pula tidak ada pertumpahan darah disana. Enam puluh persen dari mereka yang peduli dengan nasib negaranya sedang larut dalam euforia terpilihnya kembali penguasa lama untuk memerintah. Sisanya yang didukung oleh dua puluh delapan persen suara rakyat peduli tadi masih mencak-mencak tidak terima dengan hasil pemungutan suara memilih penguasa itu. Sisanya lagi udah siap-siap mengepak koper pulang kampung. Terlalu datar dinamika negara itu menurut Anak Setan, salah satu iblis yang berambisi menguasai dunia. Inilah saat yang tepat untuk merebut headline media cetak dan elektronik negara itu. Seperti biasa, Anak Setan tinggal memilih losmen yang banyak dihuni para ekspatriat, menunjuk salah satu martir dan kabooom……!!!!

“We Steal the Headlines…” sorak Anak Setan kepada pengikut-pengikutnya. Ya, kali ini pengikut Anak Setan kembali meledakkan Losmen Mak Erot (target langganan) yang 5 tahun yang lalu juga sudah pernah luluh lantak diterjang bom mobil. Tak ketinggalan salah satu losmen mewah lainnya, Losmen Kartun ikut dihajar. Darah tertumpah. Ekspatriat terperangah. Sudah terlalu lama negara itu terlena dalam ketenangan. Sudah terlalu lama tidak ada gejolak berdarah. Anak Setan terkekeh. Seperti yang sudah-sudah, ia hafal betul perilaku rakyat pejabat di negara itu. Saling tuding akan jadi sajian rutin di berbagai media. Kambing hitam akan berseliweran meskipun musim haji masih lama lagi. Provokator gentayangan. Ekonomi yang kata sang penguasa masih akan tumbuh sampai 7% pada tahun kerbau ini bisa jadi akan berguncang hebat. Seperti biasa juga, tak seorangpun yang mau tunjuk hidung langsung ke Anak Setan. Entahlah, terlalu rapi konspirasi yang dibuat Anak Setan dan pengikutnya. Atau jangan-jangan banyak pula diantara pamong praja negara itu yang adalah sekongkol abadi Anak Setan. Au’ ah…

Beredar kabar, Anak Setan terpaksa mengambil keputusan untuk membuat kekacauan lagi di negara itu karena dalam waktu dekat akan ada perhelatan akbar, atraksi Setan Merah main bola kaki. Setan yang satu ini sudah sangat mengglobal sehingga kekacauan yang dibuat menjelang aksinya di negara korban bom itu pasti akan menyita perhatian dunia. Kabar yang konyol. Gimana enggak, lha wong Setan Merah jelas-jelas kalah galak dari Anak Setan. Buktinya, begitu tau ada pengeboman mereka langsung ngeper dan membatalkan atraksinya di ibu kota negara itu. Tinggallah rakyat negara itu yang nelangsa, bingung dan kembali pasrah menerima nasib negaranya adalah sarang teroris, tempat Anak Setan buang hajat. Entah kapan lagi Setan Merah akan mau mampir ke negara itu. Untuk saat ini, pusatkan saja perhatianmu pada atraksi Anak Setan “sang Teroris”..*keluh*

Ps: Ikut berduka atas meninggalnya korban aksi biadab pemboman di Hotel JW. Mariot dan Ritz Carlton…

 
12 Comments

Posted by on July 17, 2009 in Santai

 

12 responses to “Setan Merah dan Anak Setan

  1. arman

    July 17, 2009 at 3:51 pm

    jadi rasanya gak bisa aman ya… bisa tau2 aja ada bom lagi bom lagi…

    cuma bisa mengelus dada. gak ada solusi juga dari pemerintah.

    ikut berduka cita juga atas korban meninggal karena bom (kecuali si pembawa bom nya… moga2 si pembawa bom langsung meluncur ke neraka!)

    ikut mengutuk para teroris yang gua gak ngerti dah jalan pikirnya gimana dan hati nuraninya dimana…. moga2 segera kena karma!

     
  2. Yari NK

    July 18, 2009 at 2:32 am

    Wah…. yang ngebom2 itu sih bukannya anak setan lagi, tetapi mungkin sudah benar2 kerasukan setan, lha wong yang banyak jadi korban juga saudara sebangsanya sendiri. Kalau memang berani, ya itu tuh bom pangkalan AL AS di Okinawa sekalian, kalau bisa, baru kita salut deh… Jangan sasarannya rakyat sipil yang nggak tahu apa2, sebangsa lagi…😦

     
  3. vizon

    July 19, 2009 at 3:35 am

    Nabi Muhammad bersabda dalam hadis beliau:
    Barangsiapa yang meninggalkan perbuatan baik, maka baginya pahala dan pahala orang-orang yang mengikutinya. Dan barangsiapa yang meninggalkan perbuatan buruk, maka baginyalah dosa dan dosa orang-orang yang mengikutinya

    Bila motifnya adalah karena agama, sangat salah! Nabi sudah mengingatkannya. Niat baik bila dijalankan dengan cara keji, tetap saja terhitung sebagai sebuah dosa… Saya prihatin dan mengutuk keras aksi ini!

     
  4. racheedus

    July 19, 2009 at 1:17 pm

    Setiap aksi pengeboman terjadi, Islam kembali tertuduh sebagai agama teroris. Duh, sedih banget, deh.

     
  5. boyin

    July 21, 2009 at 1:22 am

    benar2 setan! kasian temen gue banyak banget disana jadi nganggur deh..kebangeten..masak bangsa sendiri di bom

     
  6. achoey

    July 21, 2009 at 7:46 am

    moga negeri kita kembali damai
    🙂

     
  7. Billy Koesoemadinata

    July 22, 2009 at 9:06 am

    anak setannya kurang ajyar.. ga ngerti bapa’e mau maen bola sama budi

    huh!

     
  8. soyjoy76

    July 23, 2009 at 1:59 am

    @arman
    sayangnya bro, menurut mereka justru sedang ‘ngasih’ karma ke Amerika dan antek2nya…:-(

    @Yari
    Betul Pak.. kalo emang berani, ledakin kamp militer AS aja sekalian (walopun risikonya AS bisa meratakan Indonesia dengan tanah, dalihnya pembersihan teroris:-( )

    @Vizon
    Mantabh… komen uda lengkap sama landasan hukumnya:-D

    @racheedus
    Iya Pak… sayangnya para syaitan itu mengatasnamakan umat islam pula, sampai ada videonya segala…

    @boyin
    beraninya cuma sama bangsa sendiri Bro, sipil pula… Benar-benar para setan egois!

    @achoey
    Amieen…

    @Billy
    Akhirnya si Budi manyun, udah gak jadi maen bola, harus bayar penonton pula😦

     
  9. nh18

    July 23, 2009 at 5:09 am

    Semoga tidak ada lagi kekacauan di negeri ini

    Salam saya

     
  10. DV

    July 23, 2009 at 11:33 pm

    Hehehe, yang jadi soal tuh sebenernya dibanding bom yang dulu2 kali ini korbannya lebih ‘sedikit’ tapi gemanya sampai kemana-mana karena MU, si Setan Merah itu kali yaks🙂

    Turut tunduk kepala untuk korban

     
  11. marshmallow

    July 25, 2009 at 12:06 am

    analogi yang bikin miris, uda soyjoy. betul-betul pas, soal kelalaian kita dan kebahagiaan sementara setelah sempat mengecap rasa aman dari teror.

    semakin terpana membaca komentar uda vizon dan komentar-komentar lain yang menunjukkan bahwa terorisme memang adalah perilaku setan. tidak ada agama di dunia yang menghalalkan kekerasan dalam menjalankan keyakinan.

    ikut mendoakan para korban bom jakarta dan keselamatan negeri ini.

     
  12. Eka Situmorang-Sir

    August 6, 2009 at 3:14 am

    Bapak saya hampir menjadi korban anak setan…
    syukurlah takdir berkata lain.

    Speechless soal ini, tapi saya tahu bahwa tidak ada agama yang menganjurkan untuk membunuh seperti itu..

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: