RSS

Monthly Archives: May 2009

Yang Muda Yang Berprestasi

Logo UI

Tahun ini genap sepuluh tahun sudah gue melepas status full time student dan mulai menjadi full time employee (tentunya diselingi dengan beberapa bulan menjadi full time unemployed:-)) Usia pun sudah beberapa tahun menginjak kepala tiga. Gue merasa karir gue ngga jelek-jelek amat walopun sempat banting stir dari auditor jadi bankir, yang artinya mulai belajar dari awal lagi. Tapi terkadang (ingat: “terkadang” lho…) dalam beberapa kesempatan bertemu teman-teman lama, atau dalam pergaulan dengan sejawat seinstitusi gue sempat juga mempertanyakan didalam hati, apa iya karir gue emang harus seperti ini? Apa ngga seharusnya pencapaian gue lebih dari ini. Liat si A, dulu teman seperjuangan dikampus gue, sekarang dah jadi manajer regional sebuah bank asing di Jakarta. Atau Si B, adik angkatan yang dulu abis-abisan gue plonco waktu penerimaan mahasiswa baru. Sekarang dia dah jadi dosen penting di Univ. Andalas dan sedang menyelesaikan disertasi S3 nya, luar negeri punya lagi.. *glodok style* “Ah… Itu kan rejeki masing-masing orang, Son…” begitu yang selalu gue katakan kepada diri gue sendiri.

Read the rest of this entry »

Advertisements
 
21 Comments

Posted by on May 16, 2009 in Serius Tapi Santai

 

Jon

Jon. Begitu dia memperkenalkan namanya ke gue. Pastinya yang gue maksud ini bukan Jon Bon Jovi, vokalis grup rock kesohor jaman gue masih ABG. Pastinya juga ini bukan Chris Jon, jawara tinju kebanggaan Indonesia itu. Jon yang akan gue ceritain ini adalah loper koran yang biasa mangkal di salah satu pertigaan kota Pekanbaru. Dia hanya menjual koran MX, edisi esok hari yang udah mulai dijual malam sebelumnya. Jadi, Jon mulai berjualan koran setelah maghrib, alias malam. Koran MX yang beredar di Pekanbaru ini selalu menyajikan berita pembunuhan dan kriminal dengan cara heboh, sensasional, vulgar dan narasi yang cenderung kelebihan bumbu penyedap. Kurang lebih mirip sama Koran Lampu Merah yang beredar di Jakarta lah. Read the rest of this entry »

 
13 Comments

Posted by on May 11, 2009 in Santai

 

Change!

Ini bukan resensi buku karya Rheinald Kasali dengan judul yang sama. Bukan pula berubah menjadi Satria Baja Hitam ala Kotaro. Ini hanya perubahan kecil yang gue rasa perlu dilakukan biar kegiatan tulis menulis di blog ini jadi lebih nyaman.

Gue menghilangkan page “Makroeconomics” dari blog ini untuk menghapus sekat yang membatasi kreativitas gue. Waktu pertama kali menulis di blog ini, gue ingin fokus membahas masalah-masalah makroekonomi yang emang menjadi minat gue. Meskipun bukan ahli, seenggaknya gue ingin berbagi apa yang gue pahami. Itu ide awalnya. Pada kenyataannya, keinginan untuk menulis hal-hal yang ngga terkait langsung dengan makroekonomi tak jarang menggoda gue. Belum lagi menulis tentang masalah ekonomi harus didukung dengan akurasi data yang ngga jarang butuh riset kecil-kecilan. Padahal, banyak ide tulisan yang ringan yang cuma butuh waktu singkat untuk menulisnya, tapi ngga berhubungan dengan masalah ekonomi. Ngga nyaman juga rasanya jadi orang yang enggak konsisten. JAdi, ya…jadi beginilah…gue hapus aja page macroeconomics.

Trus, Dummy Glossary kok ngga dihapus juga? Itu kan tentang macroeconomics juga? Hmmm…ya anggap aja itu sharing apa yang gue tau. Toh meski ngga mengkhususkan diri menulis tentang makroekonomi, gue suatu saat tetap akan menulis yang nyerempet-nyerempet soal ekonomi juga kan? Jadi biarkanlah glossary itu tetap ada.

Trus, apalagi yang berubah ya? Oiya, beberapa teman pernah mengkritik gaya bahasa di blog ini yang ber gue-gue (meskipun ngga ber elo-elo). Ditambah lagi fakta bahwa gue bukan orang Jakarte…hehehe. Tapi maaf, soal yang ini gue ngga bisa merubahnya. Bertahun-tahun mencari nafkah di Jakarte bikin lidah gue terbiasa ber gue-gue walopun kenyataannya udah bisa menyetop ber elo-elo. Ini kan bukan blog sastrawan dan gue bukan pula pujangga. So, boleh dong gue menulis dengan cara yang bikin gue nyaman…

 
5 Comments

Posted by on May 6, 2009 in Uncategorized