RSS

Deflasi Kembali Terjadi

04 Feb

Kalo sampeyan (a.k.a you) baca koran Bisnis Indonesia kemaren, headline-nya nulis gede-gede DEFLASI KEMBALI TERJADI. So what? Bagus donk… ngga kayak inflasi, deflasi kan menunjukkan penurunan harga-harga barang secara umum pada periode tertentu. Kalo harga pada turun, biasanya rakyat hepi. Kalo rakyat hepi, biasanya para poliTIKUS berebut mengklaim kalo itu jasa mereka.

Tapi apa iya deflasi yang diumumkan BPS itu mencerminkan realitas yang terjadi di masyarakat? Ntar dulu… Kayak yang dah gue bilang tadi, deflasi kan merupakan indeks harga umum sekelompok barang dan jasa pada periode tertentu. Lha, setelah diterawang lebih jauh, ternyata penurunan harga sekelompok barang itu dipicu penurunan harga BBM dan ongkos transportasi (controllable oleh pemerintah). Kebetulan aja persentase penurunannya secara aggregat lebih tinggi dari kenaikan harga barang-barang lain seperti bahan makanan pokok, jadi secara umum dikatakan telah terjadi deflasi. Masih dari koran yang sama dihalaman lainnya gue malah baca, harga-harga makanan pokok masih tinggi di berbagai daerah. Nah lho… Jadi bias kan informasi tentang terjadinya deflasi ini?

Trus, berita soal deflasi itu nunjukin apa lagi? Kata Pak Tony Prasetyantono yang jadi chief economist di kantor gue, deflasi yang terjadi terus-menerus mencerminkan rendahnya daya beli masyarakat. Bagaikan lingkaran setan, kalo daya beli masyarakat rendah, produsen akan mengurangi produksi. Kalo produksi turun, perusahaan harus efisiensi. Efisiensi=PHK. Ngeri ngga tuh…* kalimat yang dicetak tebal di paragraf ini bukan dari sang chief economist loh. Itu hanya upaya gue mencari sensasi…*

Gimana menurut panjenengan sekalian?

 
8 Comments

Posted by on February 4, 2009 in Macroeconomics for Dummies

 

8 responses to “Deflasi Kembali Terjadi

  1. Dumai99

    February 4, 2009 at 12:49 pm

    Daya beli masyarakat makin rendah, padahal kmrn2 jg udah rendah khan, jd sampai dimana tuh rendahnya … jadi ingat salah satu iklan, how low can you go ? ssst, bukan promosi salah satu produk lho, krn produk ini udah ada fatwanya ..🙂

     
  2. happy

    February 5, 2009 at 9:04 am

    nice blog. aku nyasar kesini nih.
    mari berteman ^^

    btw, main2 ke blog happy ya. n jangan lupa komen. makasi.

     
  3. alris

    February 5, 2009 at 7:22 pm

    Deflasi? Rasanya apa-apa gak ada yang turun harga. Angkot aja yang udah ada peraturannya untuk turun tarif tetep aja segitu. *ditempat saya*

     
  4. podelz

    February 6, 2009 at 6:53 am

    Deflasi terjadi mungkin tetapi cuma sehari kali.. wakakka….sisanya inflasi terus😀

     
  5. boyin

    February 7, 2009 at 10:01 am

    korban mulu jadi rakyat yah..harga naik pada naik yg lain pas turun angkot ogah turun..kalo harga kebutuhan pokok di supermarket turun nggak?

     
  6. soyjoy76

    February 7, 2009 at 4:57 pm

    @Boyin
    Hukum Alam Bro… Apalagi di Indonesia, kalo dah naik, susyee bgt buat turun..🙂

     
  7. bali tour

    September 15, 2013 at 9:06 am

    Terima kasih banyak atas informasinya

     
  8. bali tour

    September 15, 2013 at 9:07 am

    Terima kasih atas informasinya

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: