RSS

Monthly Archives: February 2009

Kios Karikatur

anderson-2-editSoyjoy buka kios karikatur? Lha…emangnya bisa nggambar? Wuehehe… buktikan disini Bos… Alkisah waktu ikut Lomba Menggambar antar Pramuka Siaga se Kotamadya Dumai kita-kira 25 tahun yl (woww…tuir amiiirr..) gue pernah menyabet gelar juara I. Wakaka… ngga penting banget. Tapi, itulah momen dimana Soyjoy kecil memantapkan keyakinannya kalau kemampuan menggambarnya itu adalah bakat dari Sang Pencipta yang ngga boleh disia-siakan.

Cerita berlanjut sampai Soyjoy remaja berguru ke Nagari Urang Awak, Padang Kota Tercinta. Di SMA paporit di kota itu gue sering mendapat order dari teman-teman untuk membuat gambar-gambar metal (Metallica rocks…), tengkorak, hantu blau, setan dll di celana abu-abu mereka. Semacam tukang tato gitulah…tapi medianya celana abu-abu yang dipake buat sekolah.  Dari situ soyjoy remaja semakin yakin kalau suatu saat bakatnya itu perlu dikomersilkan. Sekedar catatan, rajahan tato di celana abu-abu waktu SMA itu ngga menghasilkan uang, kecuali tengkyu dan pembebasan permanen dari pemalakan preman sekolah:)

Jadi kalau sekarang gue mencoba peruntungan di dunia maya dengan sedikit (gue tekankan: ‘sedikit’ karena harganya murah bo’) mengkomersilkan bakat gue tadi. Siapa tau ada orang yang tertarik mencoba. It’s pure business. No scamming. I try to be as professional as possible. Trust is always my priority.

Gue minta maap kalo postingan gue kali ini absolutely ngga ada hubungan sama makroekonomi. Err… ada sih, dalam rangka mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah.

Gue ngga mau mencampur adukkan bisnis dan idealisme menulis gue, jadi gue bukalah lapak baru dengan nama Kios Karikatur. Mudah-mudahan sosodara pengunjung blog Soyjoy berkenan menyambangi lapak gue tersebut. Order is another point. Visiting is truly appreciated.

Advertisements
 
11 Comments

Posted by on February 25, 2009 in Uncategorized

 

Maaf

Alkisah zaman dahulu kala, ketika Nabi Muhammad SAW masih berdakwah menyiarkan islam di tanah Arab, ada seorang Yahudi yang selalu meludahi Beliau setiap kali melewati rumahnya. Suatu saat selama beberapa hari sang Nabi lewat didepan rumah si Yahudi tanpa diludahi. Beliau pun diberitahu bahwa ternyatasi Yahudi sedang terkapar sakit dirumahnya. Alih-alih senang dan mensyukuri si Yahudi kualat itu, Nabi Muhammad malah mengunjunginya dan mendoakan semoga ia cepat sembuh. Si Yahudi trenyuh karena sifat pemaaf Beliau yang demikian tulus.

Lho, ada apa ini? Kok tiba-tiba Soyjoy jadi majlis ta’lim begini? Hehehe…. gue cuma ngasih ilustrasi pembuka aja sekedar untuk mengingatkan sosodara tentang sifat pemaaf. Sifat Pemaaf itu amat mulia sosodara

*curiga* Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 25, 2009 in Macroeconomics for Dummies

 

Tags: ,

Championship Manager, Barrack Obama, SBY

Diakhir tahun 90an sampai awal tahun 2000 gue terkena demam hebat. Kalo malam susah tidur, kalo siang kepala cenut-cenut (other term perhaps: cekot-cekot). Gejala lain, muka pucat, gairah kerja menurun. Nama demamnya Championship Manager. Ini adalah salah satu game strategi favorit gue, sebagai komplementer untuk penyakit gue yang lain, Gila Bola!! Periode itu adalah masa-masa dimana gue sepulang kantor langsung nge-game sampe tengah malam, yang menimbulkan gejala seperti gue sebutkan diatas tadi.

Buat yang blom pernah maen game ini, gue jelasin dikit yah.. Kamu berperan sebagai manajer tim sepakbola, mengatur taktik permainan, mengatur pembelian dan penjualan pemain, sampai mengatur berapa kamu ingin menggaji seorang Fernando Torres, misalnya. Kesulitannya adalah, kondisi keuangan klub dan harga pemain bintang dibuat serealistis mungkin. Jadi kalo gue jadi manajer klub favorit gue yang terkenal pelit ngeluarin uang di masa itu, Liverpool, gue sering kecewa ngga bisa beli pemain bintang inceran gue karna pemilik ngga ngasih uang. Untunglah gue dikasih cheat code (kode rahasia untuk maen game dengan fasilitas yang sengaja ngga dicantumkan di petunjuk permainannya) sama temen gue, yang membuat segalanya jadi mudah. Keuangan Liverpool jadi unlimited. Alhasil, tim Liverpool gue ketika itu diperkuat oleh Zidane, Batistuta, Ronaldo (the tonggos) dan Roberto Carlos, semuanya bintang dan pemain termahal di zamannya. Juara liga Inggris sampai juara Liga Champion Eropa pun gue dapat dengan mudah. Read the rest of this entry »

 
7 Comments

Posted by on February 18, 2009 in Macroeconomics for Dummies

 

Tags: , , ,

Valentine

Ngga tahan juga ngga nulis soal valentine day. Coba aja blogwalking pada V-1, hari V dan V+1 (V=Valentine Day… 🙂 ), pasti banyak banget yang nulis tentang hari cayang-cayangan ini. Aroma valentine memang masih kental menyelimuti kehidupan masyarakat kota. Waktu gue sama isteri lagi mallwalking (jalan-jalan di mal, sosodara…) di sebuah pusat perbelanjaan di kota gue pas tanggal 14 itu, gue dijebak untuk ‘secara ngga langsung’ merayakannya. Ceritanya gue sama isteri lagi jalan berduaan karna anak bayi kami, my beloved Alif lagi ngelayap di sisi lain mal itu. Kebetulan ada acara Valentine yang kurang lebih kegiatannya ‘nangkepin’ pasangan-pasangan yang lagi berbelanja (atau cuma jalan-jalan aja..) untuk kemudian si pria diminta untuk membacakan puisi cinta ke si wanita (asumsi ini adalah pasangan normal, pria-wanita). Kami tertangkap. Bodo ah… gue nurut aja disuruh membacakan puisi cinta picisan yang telah disiapkan oleh host acara itu karna di iming-imingi coklat. Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on February 16, 2009 in Macroeconomics for Dummies

 

Orang Marketing Tanpa Jiwa Marketing

Belum pernah gue ketemu orang marketing seperti Pak Dodol (anggap aja nama samaran). Dia adalah orang nomer satu di kantor cabang Asuransi Dwipa (anggap aja nama samaran) yang adalah anak perusahaan dari Bank tempat gue bekerja. Karakter orang marketing yang gue kenal selama ini umumnya mudah bergaul dan ramah, terlepas dari apakah ada kepentingan dibalik keramahan itu. Tapi sejak pertama kali dimutasi ke kota yang sama ama gue, Pak Dodol memperlihatkan anomali sikap yang kontras. Orang  marketing tanpa jiwa marketing. Read the rest of this entry »

 
11 Comments

Posted by on February 9, 2009 in Santai

 

Tags: , , , , ,

Deflasi Kembali Terjadi

Kalo sampeyan (a.k.a you) baca koran Bisnis Indonesia kemaren, headline-nya nulis gede-gede DEFLASI KEMBALI TERJADI. So what? Bagus donk… ngga kayak inflasi, deflasi kan menunjukkan penurunan harga-harga barang secara umum pada periode tertentu. Kalo harga pada turun, biasanya rakyat hepi. Kalo rakyat hepi, biasanya para poliTIKUS berebut mengklaim kalo itu jasa mereka. Read the rest of this entry »

 
8 Comments

Posted by on February 4, 2009 in Macroeconomics for Dummies